ECM – Engine Control Module

ECU

ECU

Engine Control Module (ECM) merupakan nama lain dari Engine Control Unit (ECU) atau dalam bahasa Indonesia Unit Kontrol Mesin adalah teknologi yang membatasi penggunaan bahan bakar tanpa mengurangi kinerja mesin.

Ulasan ECM dapat dibaca di artikel kami:

Teknolog ECM atau Engine Control Module digunakan pada Motor Matic Injeksi Yamaha Mio J

Fungsi Throttle Position Sensor (TPS)

Throttle Position Sensor

Throttle Position Sensor

Throttle adalah bagian dari mesin injeksi yang mengatur masuknya udara ke mesin pembakaran. Fungsi Throttle Position Sensor (TPS) atau Sensor Posisi Throttle adalah sensor yang digunakan untuk memantau posisi throttle apakah terbuka sebagian, terbukap penuh atau tertutup. Sensor ini biasanya terletak pada poros kupu-kupu sehingga dapat langsung memantau posisi throttle. ECU (Engine Control Unit) dapat mengontrol posisi throttle. Continue reading

Cara Kerja YMJET-FI

skema mesin injeksi bahan bakar yamaha matik

Pada dasarnya tidak ada perbedaan cara kerja teknologi Injeksi YMJET-FI (Yamaha Mixture JET-Fuel Injection) dengan injeksi yang lain. Namun yang membuat perbedaan mencolok dari teknologi Yamaha Mixture JET-Fuel Injection (YMJET-FI) sehingga bisa menghemat penggunaan bahan bakar sampai 30% terdapat pada inovasi Yamaha.

Teknologi injeksi bahan bakar mempunyai tugas memasok udara ke tangki sehingga terjadi pembakaran. Teknologi injeksi umumnya hanya menyediakan 1 saluran pemasok udara. Sedangkan teknologi Yamaha Mixture JET-Fuel Injection (YMJET-FI) terdapat 2 saluran udara yaitu:

  • Air Assist (saluran kecil)
  • Main Air passage (saluran besar)

Cara Kerja YMJET-FI

Cara kerja Yamaha Mixture JET-Fuel Injection (YMJET-FI) sangat sederhana. Sistem ECU (Engine Control Unit) menerima informasi terkait RPM mesin. ECU memberi sinyal kepada sistem Yamaha Mixture JET-Fuel Injection untuk memberikan supply udara melalui Air Assist atau Main Air Passage, tergantung dengan dari RPM mesin dan tanpa mengurangi output mesin.

Kami juga menyediakan artikel Cara Kerja ECU (Engine Control Unit)

Kalau mesin berjalan dibawah 5.000 RPM maka udara akan diberikan melalui saluran Air Assist. Sedangkan kalau di atas 5.000 RPM udara akan melalui saluran Main Air passage. Tentunya semakin sedikit udara yang diberikan semakin sedikit pula bahan bakar yang digunakan, demikian juga sebaliknya. Dengan teknologi ini supply udara dapat dilakukan on-demand sesuai kecepatan yang diinginkan pengendaranya.

Teknologi Yamaha Mixture JET-Fuel Injection (YMJET-FI) telah digunakan pada Motor Matic Injeksi Irit Harga Murah – Yamaha Mio J.

Cara Kerja ECU (Engine Control Unit)

ECU

ECU

Cara kerja ECU atau Unit Kontrol Mesinadalah mengontrol rasio udara dan bahan bakar, waktu pengapian, idle speed, waktu buka tutup katup. Berikut ini detail cara kerjanya.

Mengontrol Rasio Udara dan Bahan Bakar

Untuk mesin dengan teknologi injeksi, ECU akan menentukan jumlah bahan bakar yang akan dikirim berdasarkan beberapa parameter yang diperoleh dari sensor-sensor yang tersebar di mesin.

Jika Throttle Position Sensor menunjukkan pedal gas ditekan lebih dalam, Mass Flow Sensor (MFS) akan mengukur jumlah udara tambahan yang tersedot ke dalam mesin dan ECU akan menyuntikkan lebih banyak bahan bakar ke dalam mesin. Jika cairan pendigin Engine Coolant Temperature Sensor menunjukkan mesin juga panas, bahan bakan akan diinjeksi lagi.

Mengontrol Waktu Pengapian

Sebuah mesin pengapian membutuhkan percikan api untuk memulai pembakaran di ruang bakar. ECU mengatur waktu yang terjadinya percikan (disebut waktu pengapian) untuk menyediakan daya yang lebih baik dan ekonomis. Jika ECU mendeteksi ketukan, suatu kondisi yang berpotensi merusak mesin, maka ECU akan menilai masih terlalu cepat memberikan percikan api dan ECU akan menunda (memperlambat) waktu percikan untuk mencegah hal ini . Karena ketukan cenderung terjadi lebih pada putaran mesin yang lebih lebih rendah, ECU akan otomatis mengontrol transmisi penurunan ke gigi yang lebih rendah sebagai upaya pertama untuk mengurangi ketukan.

Mengontrol Kecepatan Mesin Pada Saat Idle

Hampir semua mesin memiliki sistem Idle Speed Control yang terintergrasi di dalam ECU. RPM mesin dipantau oleh Crankshaft Position Sensor yang memainkan peranan utama dalam fungsi mengontrol waktu injeksi bahan bakar, mengatur kapan dilakukannya percikan, dan buka tutupnya katup. Sistem idle speed control harus mengantisipasi beban mesin pada saat idle. Perubahan pada saat idle biasanya datang dari sistem HVAC, power steering systems, power brake systems, dan electrical charging dan supply systems. Temperatur mesin dan status transmisi, dan durasi dari camshaft juga mempengaruhi kinerja mesin dan atau nilai kecepatan idle yang diinginkan.

Mengontrol Durasi Buka Tutup Katup

Beberapa mesin memiliki Variable Valve Timing. Dalam mesin seperti itu, ECU mengontrol waktu dalam siklus mesin di mana katup membuka. Katup yang biasanya dibuka lebih cepat di kecepatan mesin tinggi dari pada kecepatan rendah. Hal ini dapat mengoptimalkan aliran udara ke dalam silinder sehingga meningkat kekuatan mesin dan ekonomi.

Misalnya, saat berkendara dengan kecepatan tetap, katup akan membuka dan sedikit bahan bakar akan disuntikkan, katup kemudian menutup. Tapi, ketika Anda tiba-tiba menginjak pedal gas, katup akan membuka kembali sesuai kedalaman pedal yang ditekan dan bahan bakar akan disuntikkan lebih banyak sehingga kecepatan kendaraan Anda dipercepat. ECU akan mengkalkulasi beban mesin pada RPM yang tepat dan memutuskan bagaimana membuka katup: awal, atau terlambat, terbuka lebar, atau hanya setengah terbuka. Pembukaan yang optimal dan waktu selalu tercapai dan pembakaran adalah setepat mungkin.

Teknologi ECU – Engine Control Unit digunakan juga oleh teknologi injeksi Yamaha atau Yamaha Mixture JET-Fuel Injection (YMJET-FI). Teknologi Yamaha Mixture JET-Fuel Injection (YMJET-FI) dan ECU juga digunakan pada Motor Matic Injeksi Irit Harga Murah – Yamaha Mio J.

ECU – Engine Control Unit

ECU

ECU

Engine Control Unit (ECU) atau dalam bahasa Indonesia Unit Kontrol Mesin adalah teknologi yang membatasi penggunaan bahan bakar tanpa mengurangi kinerja mesin.

ECU bekerja dengan cara memonitoring sinyal-sinyal yang dihasilkan oleh sensor-sensor yang tersebar di mesin. Melalui sinyal-sinyal yang diterima oleh ECU dari sensor, Engine Control Unit akan melakukan perhitungan dan menggunakan peta kinerja multidimensi (look-up table) untuk menemukan kombinasi air, udara dan bahan bakar yang harus digunakan untuk mencapai kinerja mesin yang diminta.

Pendek kata, ECU akan mencari resep/kombinasi dari database sesuai dengan input sensor untuk menghasilkan kinerja mesin yang maksimal dengan penggunaan bahan bakar, udara dan air seminim mungkin.

Engine Control Unit (ECU) juga dikenal dengan sebutan powertrain control module (PCM).

Teknologi ECU – Engine Control Unit digunakan juga oleh teknologi injeksi Yamaha atau Yamaha Mixture JET-Fuel Injection (YMJET-FI). Teknologi Yamaha Mixture JET-Fuel Injection (YMJET-FI) dan ECU juga digunakan pada Motor Matic Injeksi Irit Harga Murah – Yamaha Mio J.